M-ACCESS 0807 - 1 - 260000
Cek Progress Anda
Klik Di sini

News and Events

Tips Feng Shui: Rumah Ideal Bagi Pasangan Muda

RumahHokie.com – Aturan feng shui memiliki tujuan untuk menciptakan keserasian dan keharmonisan hidup dengan alam (balance and harmony). Hasilnya adalah kehidupan keluarga yang rukun dan damai.

Dalam kajian feng shui, ada perbedaan antara pasangan muda dengan pasangan mapan. Pasangan muda biasanya pengantin baru atau pasangan yang memiliki anak balita. Umumnya, pasangan muda masih tinggal dengan orang tua/mertua, mengontrak rumah, membangun atau membeli rumah.

Bagi pasangan muda, rumah diperlukan untuk tujuan:

 

  1. Membina dan meningkatkan hubungan keharmonisan suami-istri.
  2. Membangun karir dan usaha/bisnis agar mampu mendukung keharmonisan dengan pasangan.

Apabila feng shui dan harmoni ini diperoleh oleh pasangan muda, maka kemungkinan besar tujuannya akan tercapai.

Oleh karena itu, bagi pasangan muda, feng shui rumah yang cocok akan jadi salah satu faktor yang membantu mewujudkan impian-impian tersebut.

Chi dan Sha Chi
Bagaimanakah feng shui yang dimaksud dapat diperoleh? Untuk menjawab pertanyaan ini, pertama Anda perlu mengerti ada empat macam energi feng shui yang baik/positif (Chi) dan empat macam energi feng shui yang buruk/negatif (Sha Chi).

Berdasarkan Teori Ba Zhai (delapan gedung), energi positif terdiri dari:

 

  1. Sheng Chi (mendorong kemakmuran)
  2. Tian Yi (menjaga kesehatan, panjang umur, dan kesinambungan)
  3. Yan Nian (menciptakan keharmonisan keluarga, memberikan keturunan)
  4. Fu Wei (mencapai kejernihan hati, pikiran, dan kemajuan).

Kepentingan paling utama pasangan muda adalah menjaga dan meningkatkan keharmonisan hubungan suami istri (Yan Nian). Kepentingan kedua, yaitu menjadi makin makmur (Sheng Chi).

Apabila pasangan muda belum memiliki rumah, maka dalam segi desain rumah dengan feng shui, hal ini bisa dicapai dengan menempatkan posisi Yan Nian sebagai pintu masuk utama; sedangkan kamar tidur utama pada posisi Sheng Chi.

Oleh: Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo

Artikel ini disunting tanggal 30 January 2018.